Turun ke lapangan untuk melihat perkembangan warga penerima manfaat YBM PLN kali ini terasa berbeda. Kak Afni, selaku pendamping desa dari YBM PLN, tidak datang sendiri. Ia menggandeng teman-teman mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Hamzanwadi, khususnya dari kelompok Jeruk Manis.
Kolaborasi ini sengaja dibentuk untuk memberikan pendampingan yang lebih maksimal kepada warga yang ada di Dusun Erat Tenggek Mayung. Pertemuan yang berlangsung di Dusun Erat Tenggek Mayung ini berjalan dengan suasana yang santai dan akrab. Kehadiran mahasiswa KKN dari Universitas Hamzanwadi ini membawa energi positif tersendiri. Warga pun menyambut baik kedatangan mereka yang ingin ikut membantu memajukan dusun.
Bagi Kak Afni dan anak-anak KKN Jeruk Manis, momen duduk bareng warga ini jadi wadah diskusi dan evaluasi yang sangat efektif. Warga bisa leluasa menceritakan perkembangan bantuan atau usaha yang sedang mereka jalankan berkat program YBM PLN, lengkap dengan kendala apa saja yang mereka hadapi di lapangan. Di sinilah peran kolaborasi ini berjalan. Kak Afni membagikan pengalamannya sebagai pendamping desa, sementara teman-teman mahasiswa KKN ikut urun rembuk memberikan ide-ide segar serta solusi kreatif yang bisa diterapkan oleh warga.
Bagi mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk belajar langsung tentang pemberdayaan masyarakat yang nyata di dunia kerja. Sebaliknya, bagi YBM PLN, kehadiran mahasiswa sangat membantu dalam mempercepat proses edukasi dan pendampingan kepada warga.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama antara Kak Afni, kelompok KKN Jeruk Manis, dan warga Dusun Erat Tenggek Mayung. Lewat sinergi ini, diharapkan program-program dari YBM PLN tidak hanya berjalan sukses selama masa KKN saja, tapi bisa terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga di sana.
Turun ke lapangan untuk melihat perkembangan warga penerima manfaat YBM PLN kali ini terasa berbeda. Kak Afni, selaku pendamping desa dari YBM PLN, tidak datang sendiri. Ia menggandeng teman-teman mahasiswa yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Hamzanwadi, khususnya dari kelompok Jeruk Manis.
Kolaborasi ini sengaja dibentuk untuk memberikan pendampingan yang lebih maksimal kepada warga yang ada di Dusun Erat Tenggek Mayung. Pertemuan yang berlangsung di Dusun Erat Tenggek Mayung ini berjalan dengan suasana yang santai dan akrab. Kehadiran mahasiswa KKN dari Universitas Hamzanwadi ini membawa energi positif tersendiri. Warga pun menyambut baik kedatangan mereka yang ingin ikut membantu memajukan dusun.
Bagi Kak Afni dan anak-anak KKN Jeruk Manis, momen duduk bareng warga ini jadi wadah diskusi dan evaluasi yang sangat efektif. Warga bisa leluasa menceritakan perkembangan bantuan atau usaha yang sedang mereka jalankan berkat program YBM PLN, lengkap dengan kendala apa saja yang mereka hadapi di lapangan. Di sinilah peran kolaborasi ini berjalan. Kak Afni membagikan pengalamannya sebagai pendamping desa, sementara teman-teman mahasiswa KKN ikut urun rembuk memberikan ide-ide segar serta solusi kreatif yang bisa diterapkan oleh warga.
Bagi mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk belajar langsung tentang pemberdayaan masyarakat yang nyata di dunia kerja. Sebaliknya, bagi YBM PLN, kehadiran mahasiswa sangat membantu dalam mempercepat proses edukasi dan pendampingan kepada warga.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama antara Kak Afni, kelompok KKN Jeruk Manis, dan warga Dusun Erat Tenggek Mayung. Lewat sinergi ini, diharapkan program-program dari YBM PLN tidak hanya berjalan sukses selama masa KKN saja, tapi bisa terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga di sana.