DESA JERUK MANIS – Suasana tenang di kaki perbukitan Desa Jeruk Manis mendadak riuh pada Senin, 22 April lalu. Desa yang biasanya sunyi ini menjadi pusat perhatian nasional bahkan internasional saat Direktur dari Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) menginjakkan kaki di sana. Tidak sendirian, ia didampingi oleh puluhan wartawan mancanegara dan lokal yang antusias meliput transformasi digital di pelosok negeri.
Kunjungan resmi ini bertujuan untuk meninjau langsung efektivitas program bantuan WiFi KOMDIGI yang telah mengubah wajah komunikasi dan ekonomi desa tersebut dalam setahun terakhir.
Dialog Terbuka di Balai Desa
Agenda utama dimulai dengan wawancara mendalam di balai desa. Di hadapan lampu kamera dan jajaran mikrofon dari berbagai media nasional, Kepala Desa Jeruk Manis memaparkan bagaimana "sinyal" telah menjadi nyawa baru bagi warganya.
"Dulu, warga kami harus naik ke perbukitan hanya untuk mengirim pesan singkat. Hari ini, dari beranda rumah, anak-anak bisa belajar daring dan petani bisa mengecek harga pasar di luar daerah," ujar Kepala Desa dengan bangga saat menjawab pertanyaan dari koresponden media asing.
Beliau menekankan bahwa kehadiran WiFi KOMDIGI bukan sekadar fasilitas teknologi, melainkan jembatan keadilan informasi yang selama ini dinantikan oleh masyarakat desa.
Testimoni Penerima Manfaat: Dari Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif
Setelah sesi wawancara formal, rombongan wartawan bergerak menemui para penerima manfaat langsung. Salah satu yang menarik perhatian adalah seorang ibu rumah tangga yang kini sukses mengelola warung makan khas desa.
"Sejak ada WiFi gratis ini, saya bisa mempromosikan warung via media seperti Tiktok, Facebook dan lain-lain, lebih-lebih sekarang di warung juga bisa bayar pake QRIS," ceritanya kepada para wartawan lokal yang mengerumuninya.
Komitmen KOMDIGI untuk Pemerataan Digital
Dalam kesempatan tersebut, Direktur KOMDIGI menegaskan bahwa Desa Jeruk Manis adalah prototipe sukses dari program literasi dan infrastruktur digital nasional.
"Kami tidak hanya memberikan infrastruktur, tetapi kami ingin melihat bagaimana infrastruktur ini memberdayakan manusia. Kehadiran wartawan nasional di sini hari ini membuktikan bahwa apa yang kita lakukan di tingkat desa telah diakui sebagai langkah maju dalam menutup jurang digital global," tegas sang Direktur dalam pernyataan penutupnya.
Penulis: ---- Tanggal: 22 April Lokasi: Desa Jeruk Manis